Algoritma Pemrograman Adalah Dasar Untuk Menyelesaikan Masalah

Algoritma Pemrograman

Algoritma Pemrograman – Dalam Pembahasan kali ini Gameboxx.me akan menerangkannya secara rinci yang kami uraikan di bawah ini

Algoritma Pemrograman Adalah Dasar Untuk Menyelesaikan Masalah

Algoritma adalah salah satu hal penting di dalam dunia pemrograman. Karena algoritma pemrograman ini adalah dasar untuk menyelesaikan sebuah persoalan. Kalau bicara soal pengertian dari algoritma dari pemrograman itu sendiri maka kita bisa menyebutnya sebagai sebuah langkah-langkah atau urutan langkah-langkah logis yang bisa memecahkan persoalan.

Prinsipnya adalah Algoritma harus logis, sesuai urutan atau sistematis, dan tidak boleh melompat-lompat. Karena algoritma akan menyelesaikan sebuah persoalan. Jika lompat-lompat, maka masalah tidak akan pernah selesai. Algoritma sendiri asal katanya dari nama ilmuwan islam Abu Ja’far Mohammed Ibn Musa Al-Khawarizmi.

Ciri Algoritma

  • Berhenti di langkah tertentu. Salah satu ciri utama dari algoritma adalah ia dilakukan langkah per langkah. Lalu setelah selesai di satu langkah atau langkah tertentu, harus ada penanda berhenti untuk melanjutkan langkah berikutnya.
  • Tidak Ambigu. Kemudian Algoritma juga harus ditulis dengan tepat, tidak ambigu atau tidak memunculkan arti yang lain. Kalau artinya lain, maka bisa jadi algoritma tidak akan bekerja. Harus pasti.
  • Masukan dan Keluaran Nol atau Lebih. Berikutnya Algoritma memiliki ciri masukan dan keluaran dengan jumlah minimal nol atau bisa memiliki jumlah di atasnya.
  • Selanjutnya Algoritma Pemrograman haruslah efektif. Kalau bisa seefektif dan sesederhana mungkin sehingga waktu pengerjaannya bisa lebih cepat dan juga masuk di akal.

Tingkat Bahasa Pemrograman

Tingkat Bahasa Pemrograman

Algoritma yang menjadi bagian dari programming itu memiliki beberapa bahasa pemrograman. Ada setidaknya 3 tingkatan bahasa pemrograman. Mereka adalah;

  1. Rendah
Baca Juga  Blue Screen Windows 7, Bisa Terjadi, Dan cara Mengatasinya

Pertama adalah bahasa tingkat paling rendah atau biasa juga disebut LLL atau Low Level Language. Salah satu contoh dari bahasa tingkat rendah ini adalah Machine Code. Bahasa tingkat rendah ini terbilang cukup mudah dalam prakteknya dan tidak serumit bahasa yang lain.

  1. Menengah

Pada tingkat menengah ada Assembly. Ini adalah salah satu contoh MLL atau Medium Level Language. Dalam bahasa menengah tingkat kerumitannya sudah agak tinggi. Bahasa menengah dipakai dalam beberapa kasus.

  1. Tinggi

Ini adalah tingkat bahasa Pemrograman yang paling rumit tapi sekaligus paling memenuhi kebutuhan programming. Beberapa contoh bahasa tingkat tinggi atau High Level Language adalah Pascal, PHP, ASP, C, dan Java. Bahasa-bahasa ini sering dipakai untuk menyusun program tertentu hingga membangun aplikasi.

Beberapa Jenis Algoritma Pemrograman

  1. Beam

Beam

Algoritma yang satu ini fokus pada pencarian terbaik yang pertama. Fungsi yang digunakan adalah fungsi heuristic karena bertujuan untuk mengoreksi node.

  1. Binary

Binary

Anda bisa menyebut binary sebagai salah satu teknik yang digunakan untuk menemukan nilai-nilai spesifik di bagian linear array dengan cara mengesampingkan setengah data pada setiap langkah.

  1. Hashing

Hashing

Fungsi ini dipakai untuk mengidentifikasi atau juga merangkum data dengan cara probabilistik. Biasanya ini dipakai ketika satu orang mempraktekkan atau menerapkan sebuah rumus matematika ke dalam sebuah data.

Selain 3 bahasa pemrograman itu, sebenarnya ada 29 algoritma dari pemrograman yang tersebar di dunia coding. 3 yang disebutkan di atas adalah yang paling populer atau yang paling sering digunakan oleh para programmer.

Bagian-bagian Algoritma

Bagian-bagian Algoritma

Setelah memahami soal bahasa pemrograman yang juga berhubungan dengan algoritma, sekarang kita bicara soal bagian-bagian algoritma. Dalam beberapa pengertian atau pemahaman secara umum algoritma itu dibagi menjadi 3 bagian;

  1. Judul
Baca Juga  Cara Mudah Nonton TV di Laptop Legal dan Gratis

Pertama adalah bagian yang isinya nama dari algoritma dan juga penjelasan atau bisa disebut spesifikasi dari algoritma itu sendiri. Biasanya judul algoritma dibuat singkat dan bisa menjadi perwakilan dari algoritma yang dibuat.

  1. Deklarasi

Pada bagian deklarasi, semua nama di dalam program dijelaskan. Nama itu bisa apa saja. Misalnya dari peubah, prosedur, tipe, tetapan, hingga fungsi.

  1. Deskripsi

Isi dari bagian yang ketiga ini adalah langkah-langkah atau uraian yang lebih rinci tentang langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah tertentu.

3+ Algoritma Pemrograman Dasar

  1. Narasi
Narasi
– Uraian kalimat deskriptif (narasi) CONTOH : Algoritma Kelulusan_mhs. Diberikan nama dan nilai mahasiswa, jika nilai tersebut lebih besar atau sama dengan 60 maka mahasiswa tersebut dinyatakan lulus jika nilai lebih kecil dari 60 maka dinyatakan tidak lulus. DESKRIPSI : baca nama dan nilai mahasiswa. jika nilai >= 60 maka. keterangan = lulus. yang lain. keterangan = tidak lulus. tulis nama dan keterangan.

Ini adalah contoh dari algoritma narasi. Sebagai salah satu algoritma dasar yang perlu Anda pelajari. Jadi di dalam algoritma ini kita akan memberikan soal terlebih dahulu. Soal yang harus diselesaikan adalah;

  • Anda diberikan data nama siswa dan juga nilai mereka. Tugasnya adalah untuk memisahkan data dan nama itu. Kalau nilai mereka di atas 60 maka mereka lulus. Sementara jika di bawah 60 mereka tidak lulus.
  • Begini bentuk algoritmanya;

baca nilai dan nama mahasiswa.

jika nilai >= 60 maka

keterangan = lulus

tetapi jika

keterangan = tidak lulus.

tulis nama dan keterangan

Algoritma itu terlihat sederhana kan? Dan perhatikan bagaimana semua ditulis secara terperinci dan sistematis. Itulah kenapa algoritma harus selalu berurutan, karena semua persoalannya harus diselesaikan satu persatu.

  1. Pseudo Code

Pseudo Code

Contoh algoritma yang berikutnya adalah Pseudo Code. Pada algoritma ini kita beri judul Kelulusan Mahasiswa. Soalnya ini;

  • Anda memiliki data nilai dan nama mahasiswa, tugas Anda adalah memisahkan siswa dengan nilai di atas 60 untuk dinyatakan lulus dan siswa dengan nilai di bawah 60 untuk diberikan jawaban tidak lulus.
  • Kita mulai dari deklarasinya terlebih dahulu. Bentuknya akan seperti ini;
Baca Juga  Laptop Tidak Bisa Connect Wifi: 4 Cara Mengatasinya

Nama = String

Nilai = Trigger

Keterangan = String

  • Sementara itu Algoritmanya bisa berbentuk seperti ini;

read (nama, nilai)

if nilai >= 60 then

keterangan = ‘lulus’

else

keterangan = ‘tidak lulus’

write(nama, keterangan)

  1. Flowchart

Flowchart

Contoh algoritma yang terakhir adalah flowchart. Kalau flowchart ini sendiri memiliki banyak sekali jenis. Biasanya flowchart dibuat untuk membantu para programmer saat mereka sedang merancang program di komputer.

Algoritma Pemrograman
Algoritma Pemrograman

Perlu Anda ketahui bahwa Algoritma ini sangat dibutuhkan dalam sebuah pemrograman. Apalagi ketika berhubungan dengan komputasi-komputasi yang bersifat numerik. Seperti yang ada di komputer atau di beberapa perangkat elektronik yang menggunakan algoritma. Karena itu algoritma harus dirancang sebaik mungkin sehingga ia bisa bekerja lebih cepat dan efisien.

Demikian Uraian yang kami sampaiakan tentang : Algoritma PemrogramanMudah-mudahan pembaca dapat mengambi pelajaran dengamn baik.